Desain Materi dan Kurikulum Bahasa Arab tingkat Madrasah diniyah



BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Kurikulum dapat dipandang sebagai suatu rancangan pendidikan. Sebagai suatu rancangan, kurikulum menentukan pelaksanaan dan hasil pendidikan. Kita maklumi bahwa pendidikan merupakan usaha mempersiapkan peserta didik untuk terjun ke lingkungan masyarakat. Pendidikan bukan hanya untuk pendidikan semata, namun memberikan bekal pengetahuan, keterampilan serta nilai-nilai untuk hidup, bekerja dan mencapai perkembangan lebih lanjut di masyarakat.
Peserta didik berasal dari masyarakat, mendapatkan pendidikan baik formal maupun informal dalam lingkungan masyarakat dan diarahkan bagi kehidupan masyarakat pula. Kehidupan masyarakat, dengan segala karakteristik dan kekayaan budayanya menjadi landasan dan sekaligus acuan bagi pendidikan. Dengan pendidikan, kita tidak mengharapkan muncul manusia–manusia yang menjadi terasing dari lingkungan masyarakatnya, tetapi justru melalui pendidikan diharapkan dapat lebih mengerti dan mampu membangun kehidupan masyakatnya. Oleh karena itu, tujuan, isi, maupun proses pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan, kondisi, karakteristik, kekayaan dan perkembangan yang ada di masyakarakat. Dari kenyataan ini dapat dijelaskan lebih lanjut bahwa kurikulum sebagai suatu rancangan dalam pendidikan memiliki posisi yang strategis, karena seluruh kegiatan pendidikan bermuara kepada kurikulum. Begitu pentingnya kurikulum sebagaimana sentra kegiatan pendidikan, maka didalam penyusunannya memerlukan landasan atau fondasi yang kuat, melalui pemikiran dan penelitian secara mendalam.
Kurikulum sebagai suatu bentuk kegiatan harus memandang proses kegiatan belajar mengajar sebagai proses yang penting karena menentukan kesuksesan dalam pendidikan. Dalam proses itu salah satu yang harus diperhatikan adalah mengenai materi pembelajaran. Materi pembelajaran adalah komponen kunci dalam kegiatan belajar mengajar di samping peran guru yang tentunya tidak dapat dikesampingkan. Namun demikian materi pembelajaran lebih penting dari guru karena ia merupakan sumber pokok dalam pembelajaran yang menyediakan dsar isi pelajaran, keseimbanagn ketrampilan pengajaran, dan bermacam-macam praktik pembelajaran untuk siswa. Pada situasi yang lain, materi pembelajaran melayani secara mendasar untuk tambahan pengajaran guru. Bagi peserta didik sendiri, materi-materi pembelajaran menyediakan sumber utama mereka ketika sudah tidak berhubungan lagi dengan guru. Dari sini terasa sekali urgensi desain kurikulum dan materi dalam suatu proses kegiatan belajar mengajar.
B.   Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah pada makalah ini adalah:
1.    bagaimana kurikulum bahasa Arab di pondok pesantren As-Salaam?
2.    bagaimana bentuk materi pembelajaran bahasa Arab di pondok pesantren As-Salaam secara garis besarnya ?
C.  Tujuan Penulisan
1.    menjelaskan mengenai kurikulum bahasa Arab di pondok pesantren As-Salaam
2.    menguraikan bentuk materi pembelajaran bahasa Arab di pondok pesantren As-Salaam
BAB II
PEMBAHASAN
A.  Pengertian Kurikulum
Istilah “Kurikulum” memiliki berbagai tafsiran yang dirumuskan oleh pakar-pakar dalam bidang pengembangan kurikulum sejak dulu sampai dewasa ini. Tafsiran-tafsiran tersebut berbeda-beda satu dengan yang lainnya, sesuai dengan titik berat inti dan pandangan dari pakar yang bersangkutan. Istilah kurikulum berasal dari bahas latin, yakni “Curriculae”, artinya jarak yang harus ditempuh oleh seorang pelari. Pada waktu itu, pengertian kurikulum ialah jangka waktu pendidikan yang harus ditempuh oleh siswa yang bertujuan untuk memperoleh ijazah. Dengan menempuh suatu kurikulum, siswa dapat memperoleh ijazah. Dalam hal ini, ijazah pada hakikatnya merupakan suatu bukti , bahwa siswa telah menempuh kurikulum yang berupa rencana pelajaran, sebagaimana halnya seorang pelari telah menempuh suatu jarak antara satu tempat ketempat lainnya dan akhirnya mencapai finish. Dengan kata lain, suatu kurikulum dianggap sebagai jembatan yang sangat penting untuk mencapai titik akhir dari suatu perjalanan dan ditandai oleh perolehan suatu ijazah tertentu.[1]
Di Indonesia istilah “kurikulum” boleh dikatakan baru menjadi populer sejak tahun lima puluhan, yang dipopulerkan oleh mereka yang memperoleh pendidikan di Amerika Serikat. Kini istilah itu telah dikenal orang di luar pendidikan. Sebelumnya yang lazim digunakan adalah “rencana pelajaran” pada hakikatnya kurikulum sama sama artinya dengan rencana pelajaran.[2]
Beberapa tafsiran lainnya dikemukakan sebagai berikut ini.
1.      Kurikulum memuat isi dan materi pelajaran. Kurikulum ialah sejumlah mata ajaran yang harus ditempuh dan dipelajari oleh siswa untuk memperoleh sejumlah pengetahuan. Mata ajaran (subject matter) dipandang sebagai pengalaman orang tua atau orang-orang pandai masa lampau, yang telah disusun secara sistematis dan logis. Mata ajaran tersebut mengisis materi pelajaran yang disampaikan kepada siswa, sehingga memperoleh sejumlah ilmu pengetahuan yang berguna baginya.
2.      Kurikulum sebagai rencana pembelajaran. Kurikulum adalah suatu program pendidikan yang disediakan untuk membelajarkan siswa. Dengan program itu para siswa melakukan berbagai kegiatan belajar, sehingga terjadi perubahan dan perkembangan tingkah laku siswa, sesuai dengan tujuan pendidikan dan pembelajaran. Dengan kata lain, sekolah menyediakan lingkungan bagi siswa yang memberikan kesempatan belajar. Itu sebabnya, suatu kurikulum harus disusun sedemikian rupa agar maksud tersebut dapat tercapai. Kurikulum tidak terbatas pada sejumlah mata pelajaran saja, melainkan meliputi segala sesuatu yang dapat mempengaruhi perkembangan siswa, seperti: bangunan sekolah, alat pelajaran, perlengkapan, perpustakaan, gambar-gambar, halaman sekolah, dan lain-lain; yang pada gilirannya menyediakan kemungkinan belajar secara efektif. Semua kesempatan dan kegiatan yang akan dan perlu dilakukan oleh siswa direncanakan dalam suatu kurikulum.
3.      Kurikulum sebagai pengelaman belajar.[3]
Perumusan/pengertian kurikulum lainnya yang agak berbeda dengan pengertian-pengertian sebelumnya lebih menekankan bahwa kurikulum merupakan serangkaian pengalaman belajar. Salah satu pendukung dari pengalaman ini menyatakan sebagai berikut:
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. (Undang-Undang No.20 TH. 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional).[4]
Dari berbagai macam pengertian kurikulum diatas kita dapat menarik garis besar pengertian kurikulum yaitu: Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
B.  Pengertian Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran atau materi ajar (instructional materials) adalah pengetahuan, sikap dan keterampilan yang harus dipelajari siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Materi pelajaran diartikan pula sebagai bahan pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa sesuai dengan tujuan pembelajaran. Materi pembelajaran pada hakekatnya merupakan pengetahuan,    nilai-nilai dan keterampilan sebagai isi dari suatu mata pelajaran yang diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Sehingga dapat dikatakan bahwa materi pelajaran adalah berbagai pengalaman yang akan diberikan kepada siswa selama mengikuti proses pendidikan atau proses pembelajaran. Pengalaman belajar yang diperoleh siswa dari sekolah menjadi materi pembelajaran. Siswa melakukan berbagai kegiatan dalam rangka memperoleh pengalaman belajar tersebut, baik itu berupa keterampilan kognitif, psikomotorik maupun afektif.[5]        
Pengalaman-pengalaman ini dirancang dan diorganisir sedemikian rupa sehingga apa yang diperoleh siswa sesuai dengan tujuan. Isi atau materi pelajaran merupakan komponen kedua dalam sistem pembelajaran. Dalam konteks tertentu, materi pelajaran merupakan inti dalam proses pembelajaran. Artinya, sering terjadi dalam proses pembelajaran diartikan sebagai proses penyampaian materi. Hal ini bisa dibenarkan manakala tujuan utama pembelajaran adalah penguasaan materi pembelajaran (subject centered teaching). Dalam kondisi semacam ini, maka penguasaan materi pelajaran oleh guru mutlak diperlukan. Guru perlu memahami secara detail isi materi pelajaran yang harus dikuasai siswa, sebab peran dan tugas guru adalah sebagai sumber belajar. Materi pelajaran tersebut biasanya digambarkan dalam buku teks, sehingga sering terjadi proses pembelajaran adalah menyampaikan materi yang ada dalam buku. Namun demikian, dalam setting pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian tujuan atau kompetensi, tugas dan tanggung jawab guru bukanlah sebagai sumber belajar. Dengan demikian, materi pelajaran sebenarnya bisa diambil dari berbagai sumber.[6]
C.  Kurikulum dan Materi Bahasa Arab di Madrasah Diniyah Pon.Pes. As-Salaam
Pondok pesantren As-Salaam merupakan pondok pesantren di desa Plumbon, Temon, Kulon Progo, Yogyakarta, yang dalam pelaksanaan pendidikannya menggunakan model lembaga pendidikan berupa madrasah Diniyah dan lembaga pendidikan pesantren tradisional. Secara umum pondok pesantren ini memiliki visi dan misi sebagai berikut:
1.      Visi.
“Membentuk generasi Islami yang tangguh, cerdas, dan berakhlakul karimah, yang mampu memberikan pencerahan dan keberkahan hidup bagi umat manusia di dunia dan di akherat.” 
2.      Misi.
a.       Mencetak generasi penerus bangsa yang Islami, nyantri, kreatif, berilmu dan bermoral.
b.      Menanamkan fondasi Islam yang kokoh sesuai ajaran Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah, yaitu jalan Islam yang sesuai dengan jalan yang telah digariskan oleh Rasulullah dan Salafus Shalih.
c.       Menjadi benteng bagi masyarakat luas agar senantiasa terhindar dari ajaran-ajaran yang tidak benar, yang hanya akan merusak kerukunan, kedamaian, persatuan dan kesatuan sesama umat beragama, berbangsa dan bernegara.
d.      Membangun santri Islami nan sholeh yang mampu bersaing secara intelektual guna meraih keberhasilan dalam persaingan hidup di zaman modern.
Untuk madrasah Diniyah sendiri, dikembangkan lembaga pendidikan yang dapat diikuti oleh para santri usia sekolah dasar namun memiliki materi-materi pelajaran yang khusus memperdalam pengetahuan agama Islam dasar semata, sedangkan pengetahuan umum tidak diajarkan sebagaimana layaknya ditemui di lembaga pendidikan formal seperti madrasah Ibtidaiyah ataupun sekolah dasar.  
Khusus untuk pelajaran bahasa Arab, secara mendasar pondok pesantren As-Salaam berusaha menjadikannya sebagai batu loncatan awal dalam ikhtiar membantu para santri memperlancar baca tulis al-Quran dan secara umum dapat menjadi bekal para santri untuk memperdalam penguasaan terhadap bahasa Arab pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi baik pada lembaga pendidikan formal maupun non formal.
Program pendidikan di madrasah Diniyah pondok pesantren As-Salaam ini dibagi menjadi tiga kelas, yaitu awaliyah wustha dan ulya yang masing-masing kelas diisi oleh para santri usia anak-anak setingkat SD dengan rincian; untuk awaliyah setingkat SD kelas 4, Wustha setingkat SD kelas 5, dan ulya setingkat SD kelas 6. Sedangkan untuk para santri setingkat SD kelas 1 s.d. kelas 3 hanya dibebankan materi baca iqra’, hafalan surat-surat pendek, dan penguasaan mufrodat bahasa Arab sederhana dengan metode bernyanyi bersama (misalnya: menyanyi “lihat kebunku” dengan bahasa Arab, dan lain sebagainya).
Untuk materi bahasa Arab madrasah Diniyah As-Salaam dibagi ke dalam tiga bagian pelajaran, berikut pembagiannya:
1.      Kelas awaliyah : bahasa Arab, mufradat
2.      Kelas wustha    : bahasa Arab, mufradat, shorof
3.      Kelas Ulya        : bahasa Arab, mufradat, nahwu, shorof
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran bahasa Arab di madrasah Diniyah As-Salaam.
1.      Kelas Awaliyah
Semester I
STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
1.      Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan dalam bentuk paparan benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar dialog perkenalan dan penyebutan benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
2.      Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana tentang benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
1.1.            Mampu menyampaikan informasi secara lisan mengenai nama-nama benda sekitar rumah dan madrasah
3.      Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk paparan benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
1.1.Mampu melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan

4.      Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan
1.1.Mampu menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang benda-benda di sekitar madrasah, rumah dan tentang perkenalan

Materi Bahasa Arab Awaliyah Semester I
a.       Maharatul Istima’
Dengarkan dan tirukan!
اسمى خالد
اسمى فا طمه
ما هذا ؟
من هذا ؟
هذا كتاب
هذا محمد
استاذ
تلميذ
كتاب
مكتب
كرسي


b.      Maharatul Qira’ah
Baca dan terjemahkanlah!
…..
استاذ
…..
تلميذ
…..
كتاب
…..
مكتب
…..
كرسي

c.       Maharatul Khiwar
احمد      : صباح الخير
فاطمة     : صباح النور
احمد      : من انتِ ؟
فاطمة     : انا تلميذة
احمد      : ما اسمكِ ؟
فاطمة     : اسمي فاطمة
d.      Maharatul Kitabah
Tulislah kata-kata berikut ini dengan baik dan benar!
اسمى خالد
اسمى فا طمه
ما هذا ؟
من هذا ؟
هذا كتاب
هذا محمد
استاذ
تلميذ
كتاب
مكتب
كرسي


Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradat kelas awaliyah semester II
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
Menguasai bilangan biasa (al-Adad) dan bilangan urutan (al-Adad al-Tartibi) satu sampai sepuluh dan nama-nama binatang
Mampu menguasai bilangan biasa (al-Adad) dan bilangan urutan (al-Adad al-Tartibi) satu sampai sepuluh dan nama-nama binatang

Semester II
STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
1.      Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan dalam bentuk paparan tentang profesi, anggota keluarga, dan alamat
1.1.Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar dialog perkenalan dan penyebutan profesi, anggota keluarga, dan alamat
2.    Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana tentang profesi, anggota keluarga, dan alamat
1.1.Mampu menyampaikan informasi secara lisan mengenai profesi, anggota keluarga, dan alamat
3.    Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk paparan profesi, anggota keluarga, dan alamat
1.1.Mampu melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan profesi, anggota keluarga, dan alamat
4.    Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang profesi, anggota keluarga, dan alamat
1.1.Mampu menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang profesi, anggota keluarga, dan alamat

Materi Bahasa Arab Awaliyah Semester II
a.       Maharatul Istima’
Dengarkan dan tirukan!
احمد تلميذ
فاطمة تلميذة
محمد مدرس
عائشة مدرسة
هذا ابي و هذه امي
العنوان
شارع
b.      Maharatul Qira’ah
Baca dan terjemahkan!
هو ابي اسمه رضوان. هو مدرس. وهي امي اسمها فاطمة. هي مدرسة
c.       Maharatul Kalam
احمد      : مساء الخير يا اخي
محمد      : مساء السرور
احمد      : كيف حالك
محمد      : بخير و الحمد لله
احمد      : هل هذا بيتك ؟
محمد      : نعم، هذا بيتي. تفضل الى بيتي يا اخي
احمد      : طيب
d.      Maharatul Kitabah
Tulislah kata-kata berikut dengan baik dan benar!
احمد تلميذ
فاطمة تلميذة
محمد مدرس
عائشة مدرسة
هذا ابي و هذه امي
العنوان
شارع
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradati kelas awaliyah semester II
KOMPETENSI DASAR
STANDAR KOMPETENSI
Mampu menguasai mufrodat tentang nama-nama pepohonan
Menguasai mufrodat tentang nama-nama pepohonan

2.    Kelas Wustha
Semester I
STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
1.      Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan dalam bentuk paparan tentang lingkungan rumah dan kebun
1.1.  Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar lingkungan rumah dan kebun
2.      Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana tentang lingkungan rumah dan kebun
1.1.Mampu menyampaikan informasi secara lisan mengenai lingkungan rumah dan kebun
2.      Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk paparan lingkungan rumah dan kebun
1.1.Mampu melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan lingkungan rumah dan kebun
2.      Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang lingkungan rumah dan kebun
1.1.Mampu menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang lingkungan rumah dan kebun

Materi Bahasa Arab kelas Wustha Semester I
a.    Maharatul istima’
Dengar dan tirukan!
في البيت
غرفة الجلوس
زهرية
المجلة
المنضدة
b.    Maharatul Qira’ah
Bacalah dengan baik dan benar!
في اليوم الأحد الماضي زرت بيت صديقي احمد، بيته صغير ولكنه نظيف و منظم. في البيت غرفة الججلوس....
c.    Maharatul Kalam
احمد        : السلام عليكم
محمد       : وعليكم السلام
احمد        : هل هذا بيتك ؟
محمد       : نعم هذا بيتي.
احمد        : اين حديقتك ؟
محمد       : حديقتي وراء البيت.                     
d.   Maharatul Kitabah
Tulislah kalimat berikut dengan baik dan indah sebanyak lima baris!
كن كا ليدين ولا تكن كا لأذنين
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradati kelas Wustha semester I.
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.      Menguasai mufrodat tentang kata ganti dan bilangan biasa (al-adad) satu sampai tiga puluh
1.1.Mampu menguasai mufrodat tentang kata ganti dan bilangan biasa (al-Adad) satu sampai tiga puluh)

Materi:
Kuasailah mufradat berikut ini!
واحد
الواحد
اثنان
الثانية
ثلاثة
الثالثة
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof kelas wustha semester I
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1.      Menashrifkan secara istilahi fi’il-fi’il dengan wazan fa’ala-yaf’ulu
1.1.Mampu menashrifkan secara istilahi fi’il-fi’il dengan wazan fa’ala-yaf’ulu

Materi shorof:
Semester II
STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
1.      Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan dalam bentuk paparan tentang perpustakaan dan kantin
1.1.Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar perpustakaan dan kantin
2.      Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana tentang perpustakaan dan kantin
1.1.Mampu menyampaikan informasi secara lisan mengenai perpustakaan dan kantin
3.      Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk paparan tentang perpustakaan dan kantin
1.1.Mampu melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan perpustakaan dan kantin
4.      Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang perpustakaan dan kantin
1.1.Mampu menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang perpustakaan dan kantin

Materi pelajaran Bahasa Arab Kelas Wustha Semester II
a.       Maharatul Istima’
Dengarkan dan tirukan!
في معهدنا مكتبة. المكتبة واسعة ومنظمة. في المكتبة موظف اسمه سيد حسن….
b.      Maharatul Qira’ah
Bacalah dengan baik dan benar!
في معهدنا مكتبة. المكتبة واسعة ومنظمة. في المكتبة موظف اسمه سيد حسن….

c.       Maharatul Kalam
احمد              : ما هذه الكتب يا سيدي ؟
الموظف         : هذه كتب التفسير. هي علي الرف
d.      Maharatul Kitabah
Tulislah kalimat berikut dengan baik dan benar sebanyak lima kali!
نوم العالم خير من عبادة الجاهل
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran mufradati kelas wustha semester II
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1. Menguasai 30 kata kerja (fi’il) harian
1.1.Mampu 30 kata kerja (fi’il) harian

Materi:
Kuasailah mufradat berikut ini!
خرج-يخرج
رجع-يرجع
قرا-يقرا
نصر-ينصر
       Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof kelas wustha semester II
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
2. Menguasai tashrifan lughawi fi’il madhi wazan fa’ala-yaf’ulu
2.1.Mampu menguasai tashrif lughawi fi’il madhi wazan fa’ala-yaf’ulu

5.    Kelas ‘Ulya
     Semester I
STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
1.      Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan dalam bentuk paparan tentang kegiatan sehari-hari
1.1.Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar kegiatan sehari-hari
2.      Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana tentang kegiatan sehari-hari
1.1.Mampu menyampaikan informasi secara lisan mengenai kegiatan sehari-hari
3.      Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk paparan tentang kegiatan sehari-hari
1.1.Mampu melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan kegiatan sehari-hari
4.      Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang kegiatan sehari-hari
1.1.Mampu menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang kegiatan sehari-hari

Materi Pelajaran Bahasa Arab Kelas Ulya Semester I
a.    Maharah Istima’
Dengarkan dan tirukan!
الأعمال اليومية
كرة القدم
ينام
يغسل
يتوضأ

b.    Maharah Qira’ah
محمد تلميذ في الصف السادس من المدرسة الإبتدائية الإسلامية الحكومية بسمارانج. هو يسكن فىى شارع حسن الدين 17...
c.    Maharah Kalam
احمد          : متى تقوم من النوم ؟
فاطمة        : اقوم من النوم صباحا باكرا
احمد          : متى تذهب الى المدرسة ؟
فاطمة        : اذهب اليها فى الساعة السادسة
d.   Maharah Kitabah
هو يغسل بعد صلاة الصبح
العب كرة القدم فى الميدان
     Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran Nahwu kelas Ulya semester I
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1. Menguasai struktur mubtada’ khobar sederhana
1.1. Mampu menguasai struktur mubtada’ khobar sederhana

Materi:
Sebutkan mubtada khobarnya!
النمر شرس
الكلب اليف
محمد يذهب الي المسجد
     Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof kelas Ulya semester I
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1. Menguasai tashrifan lughawi fi’il mudhari’ wazan fa’ala-yaf’ulu
1.1. Mampu menguasai tashrif lughawi fi’il mudhari’ wazan fa’ala-yaf’ulu

Semester II
STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR
1.      Mendengarkan
Memahami informasi lisan melalui kegiatan mendengarkan dalam bentuk paparan tentang tamasya
1.1.  Mengidentifikasi bunyi huruf hijaiyah yang benar seputar tamasya
2.      Berbicara
Mengungkapkan informasi secara lisan-sederhana tentang tamasya
1.1.Mampu menyampaikan informasi secara lisan mengenai tamasya
2.      Membaca
Memahami wacana tertulis sederhana dalam bentuk paparan tamasya
1.1.Mampu melafalkan dengan baik dan benar kata-kata yang berkaitan dengan tamasya
2.      Menulis
Menuliskan kata dan teks sederhana tentang tamasya
1.1.Mampu menulis kata berbahasa Arab dan menyusunnya menjadi beberapa kalimat sederhana tentang tamasya

Materi pelajaran Bahasa Arab kelas Ulya Semester II
a.    Maharah Istima’
Dengarkan dan tirukan!
الرحلة
يوم العطلة
القطار
ركب
اسد
b.    Maharah Qira’ah
Bacalah dengan baik!
قال يعقوب لولده : هذا يوم العطلة يا ولدى ! قد انتهيت من الإمتحان ا لأخير. ماذا تعمل في يوم العطلة يا ولدى ؟ اريد ان اذهب الى جاكرتا يا ابي. ...
c.    Maharah Kalam
احمد      : الي اين سافرت في العطلة الما ضية ؟
لقمان      : انا سا فرت الي باندونج     
احمد      : لماذا سافرت الي باندونج؟
لقمان      : لأن باندونج مدينة جميلة. فيها ازههار متنوعة. وقال الناس انها مدينة الزهور

d.   Maharah Kitabah
Tulislah kalimat berikut sebanyak lima kali!
الموظفة تقوم امام الإدارة
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof kelas Ulya semester II
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1. Menguasai tashrifan lughawi fi’il mudhari’ dan amr wazan fa’ala-yaf’ulu
1.1. Mampu menguasai tashrif lughawi fi’il mudhari’ dan amr wazan fa’ala-yaf’ulu

Materi:
Tashrif lughawi fi’il mudhari
يفعل
يفعلان
يفعلون
تفعل
تفعلان
يفعلن
......
Berikut masing-masing standar kompetensi dan kompetensi dasar pelajaran shorof kelas Ulya semester II
STANDAR KOMPETENSI
KOMPETENSI DASAR
1. Menguasai penyusunan kalimat sederhana menggunakan fi’il madhi dan mudhari’
1.1. Mampu menguasai penyusunan kalimat sederhana menggunakan fi’il madhi dan mudhari’

اشتري احمد الكتب في البارحة
قرات المجلة با لامس
D.  Pembelajaran bahasa Arab di Pondok Pesantren As-Salaam
     Selain mengadakan  program kegiatan belajar mengajar di madrasah Diniyah, pondok pesantren As-Salaam juga mengadakan kegiatan pengajian dengan sistem tradisional (metode sorogan dan bandongan), dengan menekankan pada beberapa materi pelajaran, termasuk di dalamnya materi tentang ilmu-ilmu bahasa Arab seperti nahwu dan shorof. Untuk ilmu nahwu menggunakan kitab Matn al-Ajrumiyah, sedangkan untuk ilmu shorof menggunakan kitab shorof metode krapyak. Berikut materi-materi untuk ilmu nahwu dengan menggunakan matn al-Ajrumiyah:
1.      Anwaa’ al-Kalam
2.      Bab al-I’rab
3.      Bab Ma’rifati ‘Alaamati al-‘I’rabi
4.      Fashl al-Mu’rabaat
5.      Bab al-Af’aal
6.      Bab al-Marfuu’aati al-Asmaa’
7.      Bab al-Faa’il
8.      Bab al-Maf’uul alladzii lam yusamma faa’iluhu
9.      Bab al-Mubtada’ wa al-Khobar
10.  Bab al-‘Awaamil al-Daakhilati ‘alaa al-Mubtada’ wa al-Khabar
11.  Bab al-Na’t
12.  Bab al-Athf
13.  Bab al-Taukid
14.  Bab al-Badal
15.  Babu Manshuubaat al-Asmaa’
16.  Bab al-Maf’uuli bih
17.  Bab al-Mashdar
18.  Babu Dharf al-Zaman wa Dharf al-Makaan
19.  Bab al-Khaal
20.  Bab al-Tamyiiz
21.  Bab al-Ististnaa’
22.  Bab Laa
23.  Bab al-Munaadaa
24.  Bab al-Maf’uul Liajlih
25.  Bab al-Maf’uul Ma’ah
26.  Bab al-Makhfuudhaati min al-Asmaa’
     Sedangkan untuk materi shorof dengan menggunakan kitab shorof metode krapyak, dikenalkan wazan-wazan dan perubahannya dengan menggunakan metode tashrif istilahi dan lughawi, sekaligus dipelajari pula kosakata-kosakata berupa fi’il-fi’il yang dapat digunakan oleh para santri untuk modal belajar menashrifkan baik secara lughawi maupun istilahi. 
     Untuk pembelajaran bahasa Arab di luar Madin, digunakan waktu setiap ba’da isya dengan strategi pembelajaran tradisional yaitu sorogan dan bandongan. Evaluasi pembelajaran biasanya dilakukan di akhir bab, dengan menitik beratkan pada kemahiran membaca, imla’, dan kemahiran menerjemahkan.


DAFTAR PUSTAKA
            Hamalik, Oemar. 2007. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
            S. Nasution, Asas-Asas Kurikulum, (Jakarta : Bumi Aksara, 2006
            www.suparlan.com
            www.ktsp.diknas.go.id/download/ktsp_smk/01.ppt
            http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2288410-pengertian-materi-pelajaran/


[1] Oemar Hamalik, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Bumi Aksara , 2007), hlm. 16.
[2] S. Nasution, Asas-Asas Kurikulum, (Jakarta : Bumi Aksara, 2006), hlm. 2.
[3] www.suparlan.com, akses 2 Juni 2012
[4] www.ktsp.diknas.go.id/download/ktsp_smk/01.ppt
[5] http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2288410-pengertian-materi-pelajaran/, akses 2 Juni 2012
[6] Ibid.

Post a Comment