Hukum Imam Shalat Tidak Fashih

Hukum Imam Shalat Tidak Fashih
Deskripsi :
Sering kita jumpai di masyarakat, adanya problem atau kejadian yang membuat kita (golongan santri) resah. Diantaranya, adanya imam sholat yang tidak fasih dalam bacaannya bahkan sampai lahn yang merubah ma’na. Akan tetapi imam tersebut punya pengaruh besar di masyarakat. Hingga tidak sedikit perkataannya menjai inisiatif tindakan masyarakat. Sehingga sangat sulit bagi kita (kelompok santri muda) untuk meluruskan atau menegur imam tersebut, sholat di rumah juga tidak mungkin mengingat perjuangan mensyi’arkan Islam lewat berjamaah, mendirikan jama’ah sendiri atau dengan memberi tahu masyarakat atas kekeliruan bacaan sang imam tersebut juga sulit direalisasikan, karena dimungkinkan adanya fitnah (dianggap yang tidak-tidak/persepsi yang negatif).
Pertanyaan:
  1. Bagaimanakah standar bacaan imam yang sah dijadikan imam sholat ?
  2. Bila bacaan imam sebagaimana deskripsi masalah di atas dianggap tidak sah, bagaimana solusinya ?
  3. Bagaimana kalau sholatnya itu Sholat Jum’at, apakah kita berkewajiban Sholat Dhuhur atau Jum’at mengingat jama’ah itu menjadi syarat ?
  4. Apakah kita wajib mengganti imam tersebut, padahal dikhawatirkan adanya fitnah ?
Jawaban:
1. Tidak ada اللحن الذي يغيرا لمعنى (kesalahan bacaan yang sampai merubah ma'na) kecuali lahn-nya sama dengan makmum. (maraji')
2. Berusaha membenarkan bacaan imam, jika tidak bisa maka wajib menggantinya dengan cara musyawarah atau putusan hakim. Dan jika masih tidak bisa, maka dengan mengikuti qaol dho'i f (التقليد بقول أبي إسحاق المجوز) sambil terus berusaha membenarkan bacaan imam.(maraji')
3. Tafshil :
  • Kalau jumlah qori' lebih dari 40 maka wajib mendirikan sholat jum'ah dengan imam salah satu dari mereka.
  • Kalau kurang dari 40 dan imamnya ummi muqoshir dan mereka tidak bisa menggantinya dengan imam yang qori' maka wajib datang ke daerah lain, yang mereka mendengar Azan dari daerah tersebut.
  • Kalau imam ummi tidak muqosir maka sholat jum'at diulang dhuhur karena tidak sah jum'atan-nya atau mengikuti Qoul dhoif yang mengatakan boleh makmum kepada ummi.
    Catatan:
    Ummi muqoshir adalah orang yang tidak bisa membaca dengan benar dan dimungkinkan baginya untuk belajar namun dia tidak mau belajar. (maraji')
4. Wajib mengganti. Dan untuk menghindari fitnah maka dangan jalan musyawarah atau putusan hakim.
Catatan : adapun ta'bir yang tidak memperbolehkan mencopot imam rotib itu dijawab dengan wajibnya mengganti nadhir dengan nadir yang memenuhi syarat karena pengangkatan nadhir pertama tidak dibenarkan.(maraji')
Maraji' Jawaban 1 :
صحيح مسلم : (ج 3 / ص 428)

فتح المعين : (ج 2 / ص 5 (
فتح المعين : (ج 2 / ص 35)
الباجوري : ج:1 ص: 148
البيان : ج: 2 ص: 196
شرح سفينة النجا في باب الصلاة
حاشية بجيرمي على الخطيب : (ج2/145)
الباجورى : ص 196 ج 1
Maraji' Jawaban 2 :
البيان : [ 2/405 – 406 ]
فتح العزيز : ( ج4 / 317 )
الدر المنثور : (ج 2 / ص 469)
Maraji' Jawaban 3 :
الفتاوى الكبرى الفقهية : 1/237-236
إعانة الطالبين : ج2 ص 72
كاشفة السجا لنووى الجاوى : ( 1/225)
سلوك الحادة فى بيان الجمعة للشيخ محمد نووى الجاوى : ص 12 -13
بغية المسترشدين : ص 102
Maraji' Jawaban 4 :
إحياء علوم الدين : (ج 2 / ص 171)
نهاية الزين : ص 26
حاشية الجمل : (ج 21 / ص 328-329)
إعانة الطالبين : (ج 2 / ص 55)
قلائد الخرائد وفرائدالفواد : ج:2 ص: 344
( القول المختار ص 18 )
الأحكام السلطانية : ص 102

24 komentar Hukum Imam Shalat Tidak Fashih

KY Pada: 31 January 2013 10:17 permalink

Alhamdulillah...satu lagi ilmu hr ni..terima kasih

zaairul haq Pada: 31 January 2013 10:19 permalink

yup, trimakasih smg bermanfaat

Javas K. Niscala Pada: 31 January 2013 10:29 permalink

kunjungan balik nih....
thanks atas kunjungannya ya....

zaairul haq Pada: 31 January 2013 11:40 permalink

yup..trimakasih :)

anndiana Pada: 31 January 2013 15:29 permalink

Asslm.ww, benar nih om..rata-rata anggapan yg "dituakan" jadi serba salah,..Padahal imam itu harusnya sesempurna mungkin, bukan sekedar fasih, tapi ngelakoni ya om..Wah, aku sok tau nih..he he eh. wsl.ww

Putrie Jrs Pada: 31 January 2013 15:30 permalink

CTRL+D , Saya Bookmark infonya.

Tambah ilmu :)
Sayangnya saya belum pernah jadi imam juga, dan kebetulan imam-imam sholat saya bacannya bagus :D

Annur Diana Pada: 31 January 2013 15:31 permalink

Satu lagi nih, kenapa gambarnya blognya aneh om? Maaf, Gbr dgn tema blog keliatannya kurang cocok om,..terima kasih

zaairul haq Pada: 31 January 2013 15:50 permalink

hehe...trimakasih atas tambahan pendapatnya...bisa dikaji bersama2 nanti :D

zaairul haq Pada: 31 January 2013 15:51 permalink

hehe, trimakasih sudah di bookmark postingannya...semoga bermanfaat dan jangan kapok untuk berkunjung lagi :D

zaairul haq Pada: 31 January 2013 15:51 permalink

hehe...begitu ya.memang saya merasa kurang cocok, cuma seringkali saya memandang simbol kawula ini dengan panakawan...tpi saya pertimbangkan masukannya...trimakasih y :)

Arluva Story Pada: 31 January 2013 16:14 permalink

informasi yang bagus teman

Hermanbagus Pada: 31 January 2013 16:15 permalink

kunjungan di siang hari sob

zaairul haq Pada: 31 January 2013 16:31 permalink

trimakasih

zaairul haq Pada: 31 January 2013 16:32 permalink

trimakasih untuk kunjungannay sob :)

♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥ Pada: 31 January 2013 17:19 permalink

.. wachhhhh,, nambah ilmu lagi nich. he..86x. tenkz ya?!? oia sang adminnya itu ustadz kah?!? upzZz,, aq mau tanya boleh gak?!? boleh ya?!? he..86x. yg aq tanyakan ttg pertanyaan k-4 yang mengganti imam. nach,, kalo sang imam itu menjadi satu^nya lelaki gimana?!? n gak ada penggantinya. apa saya harus bubar n sholat sendiri?!? ..

zaairul haq Pada: 31 January 2013 17:57 permalink

kalau d suatu negeri hanya terdapat seorang lelaki dan sang lelaki tidak kuasa untuk melakukan perjalanan guna mencari komunitas muslimin untuk melakukan shalat jumat, maka ia tidak mendapatkan kewajiban untuk melakukan shalat jumat, dan diganti dengan shalat dzuhur..adapun syarat2ny shalat jumat, menurus madzhab syafii minimal dihadiri 40 makmum yg mukim +imam dan khatib..ada pula yang cukup dengan satu makmum, satu khatib, dan satu imam...untuk maraji' nya bisa dilihat di maraji' d atas...mungkin ada yg mengoreksi atau menambahkan ?:)

wahyu di Pada: 1 February 2013 09:39 permalink

Gan saya mau tanya.
kalo menurut apa yang saya dengar, katanya imam, atau pun kita dalam mengerjakan sholat, kata nya harus khusu'. sedangkan kalo sepanjang saya mengerjakan sholat itu jujur saya tidak bisa khusu' benar, saya masih sering mengingat hal hal kehidupan dalam sholat itu.
yang mau saya tanyakan, khusuk yang bagaimana sih dalam sholat itu????
apa kita harus menghilangkan semua ingatan kita tentang hal hal yang kita alami dalam hidup,
atau bagaimana???
atas perhatiannya saya capkan terimakasih.

wahyu di Pada: 1 February 2013 09:52 permalink

satu lagi nie saya mau tanya tentang sholat jum'at.
dikampung saya dan kampung tetangga ini masjidnya dempet dempet, bahkan ada masjid yang jaraknya tidak terdiri dari 40 rumah,sudah dijadikan masjid dan dipake sholat jum'at, dan tentunya semua jama'ahnya tidak ada 40 orang atau kurang dari 40 orang.

untu mengatasinya bagaimana ia Gan??????
sedangkan menurut nya syarat dari sholat jum'at itu semua jama'ah nya harus 40 orang atau lebih, itunya hanya termsuk orang orang yang tahu Agam (dewasa)

yang jadi pertanyaan

zaairul haq Pada: 1 February 2013 10:53 permalink

trimakasih gan untuk pertanyaannya...bagusnya ini nanti saya jawab di postingan baru...insa Allah nanti segera saya postingkan..

zaairul haq Pada: 1 February 2013 11:01 permalink

untuk masalah ini, apabila kita mengikut madzhab syafii, maka menjadi kewajiban ulil amri untuk mempersatukan shalat jumat di satu masjid agar memenuhi kriteria 40 jamaah yg sudah baligh dan mukim serta agar tidak timbul fitnah dan perpecahan..walaupun begitu perlu dipertimbangkan pula qaul ashab syafi'i yang menyatakan bahwa jamaah kurang dari 40 (hanya 4 atau 12 jamaah) itu dianggap sah....

maraji'nya sementara bisa di lihat pada maraji ke-4

wahyu di Pada: 2 February 2013 14:29 permalink

sangat bermanpaat sekali Gan sekiranya Agan mau menjawab,
danpastinya bukan hanya saya yang bisa tau tentang khusu' dalam mengerjakan kewajiban sholat.
terimakasih sekali.

wahyu di Pada: 2 February 2013 14:32 permalink

berarti tidak apa apa ia Gan mengerjakannya di masjid itu sendiri?
terus dalam hal ini apakah yang salah Ulil Amri sendiri?
karna kurang mempersatukan jama'ah dalam sholat jum'at.

zaairul haq Pada: 2 February 2013 14:41 permalink

ya..ulil amrinya bisa salah...kalau selama ini yg saya alami d daerah saya, apabila ada kasus seperti itu, ulama sepuh menganjurkan untuk menyatukan jamaah di satu masjid dan masjid satuny tidak d jadikan untuk jumatan..atau ada juga perizinannya d perketat..biasanya sebelum membangun masjid, d survei dulu kira2 bisa memecahkan jama'ah dri masjd yg berdiri trlbh dhulu atau tidak...jdi tidak serampangan dalam pembangunan masjid..aturan ini seprtiny juga berlaku n=untk pembangunan tempat ibadah agma lain

zaairul haq Pada: 2 February 2013 14:42 permalink

sy jga mau konsultasi dlu dengan yg lbih ahlinya :)

Post a Comment