Hukum Seorang Suami Meminum Air Susu Istrinya Ketika sedang Bersetubuh



Pertanyaan:

Apa hukumnya seorang suami meminum air susu istrinya ketika bercumbu atau bersetubuh?

Jawab:

Syarat-syarat menyusu yang menjadikan mahram ada 5: Usia anak yang menyusu tidak lebih dari 2 tahun Hijriyah. Hal ini didasarkan Q.S. Al-Baqarah ayat 233 :
 233. Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, Yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. dan kewajiban ayah memberi Makan dan pakaian kepada Para ibu dengan cara ma'ruf. seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, Maka tidak ada dosa atas keduanya. dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, Maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan.


Dalam hadits yang diriwayatkan Imam Daruqutni dari Sahabat Ibn Abbas Rasulullah SAW bersabda:
 “Tidak ada hukum persusuan kecuali dalam usia kurang dari dua tahun”
Air susu berasal dari perempuan yang sudah berumur 9 tahun Hijriyah.
Keluarnya susu pada waktu masih hidup.
Susu yang diminum sampai ke perut besar atau otak si anak.
Masuknya air susu di waktu si anak dalam keadaan hidup dan tidak kurang dari lima kali susuan.
Karenanya, bila seorang lelaki dewasa yang minum susu istrinya hal ini tidak berpengaruh
terhadap hukum mahram, dalam arti istrinya tidak menjadi ibu susuan. Namun bila suaminya adalah seorang bayi yang kurang dari 2 tahun (mungkin ini belum pernah terjadi, namun tetap sah secara syariat) dan memenuhi syarat di atas maka dia menjadi anak susuan, istrinya menjadi ibu rodho’ dan status pernikahannya batal. Contoh : seorang anak bayi yang belum genap 2 tahun dinikahkan dengan janda yang baru melahirkan. Kemudian istri menyusui suami kecilnya sampai lima kali susuan maka status pernikahannya batal, status istri berubah menjadi ibu rodlo’, mantan suaminya menjadi ayah rodlo’, dan suami kecilnyamenjadi anak rodlo’.
__________

>>Air susu menurut kalangan syafiiyah dihukumi SUCI bahkan syekh Abu hamid menyatakan terjadi ijma’ ulama dalam hal ini.

(الثالث) لبن الآدمى وهو طاهر علي المذهب وهو المنصوص وبه قطع الاصحاب الا صاحب الحاوى فانه حكى عن الانماطى من اصحابنا انه نجس وانما يحل شربه للطفل للضرورة ذكره في كتاب البيوع وحكاه الدارمي في أواخر كتاب السلم وحكاه هناك الشاشي والرويانى وهذا ليس بشئ بل هو خطأ ظاهر وانما حكي مثله للتحذير من الاغترار به وقد نقل الشيخ أبو حامد في تعليقه عقب كتاب السلم اجماع المسلمين علي طهارته قال الرويانى في آخر باب بيع الغرر إذا قلنا بالمذهب ان الآدمية لا تنجس بالموت فماتت وفى ثديها لبن فهو طاهر يجوز شربه وبيعه

alMajmuu’ II/569

___________________________________

>> Orang yang sudah dewasa (diatas usia 2 tahun) saat menyusu tidak menjadikan kenasab dengan yang disusui.

أما إن كان كبيرا زائدا على الحولين ورضع فإن رضاعه لا يعتبر وذلك لقوله تعالى : { والوالدات يرضعن أولادهن حولين كاملين }

alFiqh ‘ala Madzaahi al-Arba’ah IV/126
___________________________

>> Saat menjalani cumbuan diperkenankan melakukan apa saja asal bukan anus

{ نساؤكم حرث لكم فأتوا حرثكم أنى شئتم } قال يقول يأتيها من حيث شاء مقبلة أو مدبرة إذا كان ذلك في الفرج
Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. (QS. 2:223).

Artinya gaulilah ia sesukamu baik dari depan atau belakang asalkan semuanya mengarah pada kelaminnya.
alMuhaddzab II/62

الاستمتاع واجب على الرجل للمرأة إذا انتفى العذر، بما يحقق الإعفاف والصون عن الحرام، وتباح كل وجوه الاستمتاع إلا الإتيان في الدبر فهو حرام. ومكان الوطء باتفاق المذاهب: هو القبل، لا الدبر (1) ، لقوله تعالى: {نساؤكم حرث لكم، فأتوا حرثكم أنى شئتم} [البقرة:223/2] (2) أي على أية كيفية: قائمة، أو قاعدة، مقبلة، أو مدبرة، في أقبالهن (3) . قال ابن عباس: إنما قوله: {فأتوا حرثكم أنى شئتم} [البقرة:223/2]. قائمة، وقاعدة، ومقبلة، ومدبرة، في أقبالهن، لا تعدو ذلك إلى غيره. وله عبارة أخرى في الآية: إن شئت فمقبلة، وإن شئت فمدبرة، وإن شئت فباركة، وإنما يعني ذلك موضع الولد للحرث، يقول: ائت الحرث حيث شئت.

Menggauli hukumnya wajib bagi seorang suami pada istrinya bila tanpa adanya udzur untuk menjauhkan dan menjaga dari dari keharaman, dan diperbolehkan senggama dalam berbagai cara asalkan bukan pada lubang anusnya karena ini haram. Tempat yang digunakan ‘bercinta’ menurut kesepakan ulama adalah kelaminnya bukan duburnya, berdasarkan firman Allah ta’aalaa
Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. (QS. 2:223). Artinya dengan berbagai macam cara dan gaya : Berdiri, duduk, dari depan, belakang asal dikelaminnya.

Berkata Ibn Abbas ra. “maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. (QS. 2:223). Artinya dengan berbagai macam cara dan gaya : Berdiri, duduk, dari depan, belakang asal dikelaminnya jangan melampaui batas pada yang selain kelamin.
Ibn Abbas juga punya pernyataan lain sehubungan ayat ini “Bila kamu ingin gaya dari depan silahkan, Bila kamu ingin gaya dari belakang silahkan, Bila kamu ingin gaya setengah menderumpun silahkan, aku mengartikannya khusus pada tempat lahirnya anak (kelamin), datangilah dengan gaya sesukamu”

alFiqh al-Islaam IV/191

>> TAPI SEBAIKNYA JANGAN DILAKUKAN, APA NGGA KASIHAN BAGIAN ANAKNYA DISEROBOT ??? ^^  



44 komentar Hukum Seorang Suami Meminum Air Susu Istrinya Ketika sedang Bersetubuh

zigzoor blog Pada: 23 May 2013 12:19 permalink

oh begitu ya kang,sangat jelas sekali keterangannya,terima kasih sudah berbagi.

cara cepat dapat uang Pada: 25 May 2013 13:05 permalink

yang jelas mah enak hehehe.....

Syip tutornya,,,, salam kenal mas.

Terimakasih banyak atas ilmu dan pengetahuannya sangat bermanfaat terutama untuk saya yang baru belajar mengetahui tentang hukum hukum dalam islam ..

Anonymous Pada: 2 June 2013 18:29 permalink

intinya jangan kelewatan ja

Kang Zeer El-Watsi Pada: 7 June 2013 08:44 permalink

semoga bermanfaat

Kang Zeer El-Watsi Pada: 7 June 2013 08:44 permalink

semoga bermanfaat

Kang Zeer El-Watsi Pada: 7 June 2013 08:45 permalink

semoga bermanfaat

Kang Zeer El-Watsi Pada: 7 June 2013 08:45 permalink

ya bnr...semoga bermanfaat

omgun's Pada: 24 July 2013 05:56 permalink

Alhamdulillah, info nye sangat bermanfaat. semoga keberkahan Allah pada kt smua..............

Kang Zeer El-Watsi Pada: 25 July 2013 11:06 permalink

aamiin. semoga bermanfaat

yoppi novriadi Pada: 26 July 2013 20:20 permalink

Makasih kang ilmunya mau nanya. Apa hukumnya seorang suami membuat acara makan bersama dengan beberapa teman wanita dan seorang teman laki2 sedangkan istrinya tidak sedang dirumah dan tidak mengizinkan. Terimakasih jawabannya kang.

Kang Zeer El-Watsi Pada: 27 July 2013 04:30 permalink

kalau memang istrinya tidak mengizinkan menurut saya lebih baik suami tidak ikut acara makan bersama, sebab ditakutkan akan terjadi hal2 yg tidak baik.

sangkeparat Pada: 3 November 2013 22:41 permalink

haturnuhun terimkasih kang atas pelajaran ilu yang telah akang berikan. . .alhmdulillah,bertmbah pula pngetahuan saya tentang islam. . . :)

Kang Zeer El-Watsi Pada: 4 November 2013 15:19 permalink

alhamdulillaah :)

Heart Disease Pada: 5 November 2013 20:37 permalink

Oh begitu dalilnya, sebab saya pernah mendapat informasi, ada beberapa ulama justru mengharamkan suami minum susu ASI istrinya. Sebab jikalau minum, maka status suami tersebut berubah menjadi anak sepersusuan.

Kang Zeer El-Watsi Pada: 5 November 2013 20:53 permalink

hnya sebatas su'ul adab

obat diet aman,ampuh Pada: 16 January 2014 13:28 permalink

benar kejadian seperti itu belum pernah ada

Kang Zeer El-Watsi Pada: 17 January 2014 10:10 permalink

swaya kira banyak...:D

Grand Templar Pada: 23 February 2014 16:53 permalink

makasih mas
ilmunya manfaat, semoga dibalas oleh Yang Maha Kuasa

Jagad Kawula Pada: 26 February 2014 18:16 permalink

aamiin aamiin... :)

Bazzsee Pada: 2 March 2014 06:02 permalink

nuhun kang atas penafsirnya :)

Jagad Kawula Pada: 4 March 2014 08:14 permalink

sami-sami :)

yobi Pada: 25 March 2014 20:14 permalink

saya lum pernah ngerasaiin nya karena saya juga lumm punnya istri. Jadi gak tau mau bilang apa. hehehe.. Tapi saya setuju dengan poin yang terakhir apa ngak kasian bagian anak nya diserobot juga. hahahhahahahaha

Jagad Kawula Pada: 28 March 2014 06:36 permalink

hehe...segera deh punya istri biar bisa merasakan... :D

Fiu S Pada: 14 April 2014 23:04 permalink

kang yobi jatah anaknya kan pagi ampe sore, klo malam yah jatah bapak nya ow.... hehehehe :D wah, kyakny kang jaga kawula dah ernah ngalami nih ama istrinya... :D

Jagad Kawula Pada: 15 April 2014 07:57 permalink

sssssssssssttt...rahasia...wkwk ;0

Fiu S Pada: 16 April 2014 01:19 permalink

tuh kn bner ...... hhahahahahaha, bapaknya nggak mw kalah ama anaknya......

Jagad Kawula Pada: 17 April 2014 08:28 permalink

:D

Pri Enamsatutujuh Pada: 22 April 2014 13:22 permalink

tadinya saya mau lihat download syarat ke Turki... tp lihat ini aja.. ah.. syarat ke syurga mah ini... h-haaaaaaaaa..........

Jagad Kawula Pada: 23 April 2014 08:42 permalink

wkwkwk...ada2 saja :D

Ahmad Islah Pada: 25 April 2014 01:05 permalink

terimakasih. saya pribadi malah berpikir sampai ke situ, kepada Ibu rodhoah. Jadi tahu, makasih banyak

didik Pada: 25 April 2014 22:18 permalink

hehe, menarik sekali artikelnya

didik Pada: 25 April 2014 22:29 permalink

semoga manfaat njeh :)

Ahmad Islah Pada: 28 April 2014 01:34 permalink

Amin

Ahmad Islah Pada: 28 April 2014 01:39 permalink

Punya akun facebook atau twitter kang? supaya bisa belajar, terutama berbagi tips mengelola blog. sy baru iseng buat 1 bulan ini :)

Jagad Kawula Pada: 28 April 2014 04:35 permalink

saya ada group di fb, cari saya jagad kawula..tapi jarang saya kunjungi...soalnya masih sedikit pengikutnya :D

IslamPos Pada: 9 May 2014 09:10 permalink

ternyata bener yaaah.. bisa praktek nih minta ke istri.. :D
Salam berita islam

Jagad Kawula Pada: 9 May 2014 09:11 permalink

silakan dipraktikkan kalu dh punya itri...hehe :D

Pebri Setyo Pada: 13 May 2014 12:25 permalink

Iyah nih Min.. sayangnya masih CALON.. belom sah Di KUA

Jagad Kawula Pada: 13 May 2014 19:44 permalink

semoga segera sah saja ;D

Anonymous Pada: 6 June 2014 20:02 permalink

trimakasih untuk artikelnya...sangat menarik

Abu Zaini Pada: 16 June 2014 14:34 permalink

Ijin Bookmark ustaz, mumpung baru GEDE neh hehe...

Matur thankz banget...

IQROZEN Pada: 16 June 2014 14:35 permalink

Inilah bukti indahnya Islam... Thenkyu sharingnya...

Salam kenal dari Pulau Dollar

Jagad Kawula Pada: 18 June 2014 12:55 permalink

apanya yang gede ? :D

Post a Comment